Mengelola Keuangan Pribadi
Meski kondisi perekonomian sekaligus pasar nasional tengah mengalami fluktuasi, namun para ahli keuangan masih setuju pada dua aturan yang paling mendasar yaitu, jangan pernah membeli saham yang memiliki resiko kerugian tingkat menegah hingga ke atas sebelum menyisihkan simpanan yang jumlahnya kira-kira sebanding dengan penghasilan bersih selama 6 bulan, ditambah aset-aset berharga.
Jadi ketika anda sudah sanggup menyisakan uang untuk berinvestasi, hal itu dapat menciptakan suatu perubahan.
Untuk mewujudkan hal itu, anda perlu melakukan investasi untuk masa depan anda sendiri melalui beberapa program yang dapat anda susun mulai sekarang.
Golongkan setiap rencana masa depan anda berdasarkan kapasitas keuangannya, tujuannya dan perolehan yang akan anda dapatkan melalui program-program pilihan anda itu.
Susunlah dengan rapi seluruh daftar program anda berdasarkan karakteristik dan kategorinya, kemudian buatlah catatan lengkap yang mencakup penjelasan mengenai program yang dimaksud, lalu apa saja sumber-sumbernya hingga keuntungan dan kerugian apa saja yang dimiliki oleh masing-masing program tersebut.
Agar data yang kita butuhkan dapat dipelajari dengan jelas dan mudah, maka kita dapat menggunakan metode pengkategorian sebagai berikut :
1. Jenis program :
Investasi tahunan, sertifikat deposito, obligasi pemerintah.
Penjelasan :
Memberikan keuntungan pada uang anda serta menambah penghasilan tetap setelah pensiun. Investasi ini juga berupa simpanan uang untuk periode tertentu dengan tingkat bunganya yang menguntungkan. Saham yang anda miliki juga berbentuk surat hutang pemerintah, serta investasi pada perusahaan yang membangun dan memperbaiki fasilitas publik.
Sumber-sumber :
Perusahaan asuransi jiwa dan firma-firma broker, semua jenis tabungan pada bank, Bank-bank komersial, perusahaan asuransi dan badan-badan keuangan.
Keuntungan :
Pajak keuntungan bisa ditangguhkan, jaminan penghasilan seumur hidup, resiko rendah, dapat berkembang, jaminan penuh dari pemerintah serta keuntungan yang lebih tinggi dari simpanan.
Kerugian :
Terkena biaya penjualan, keuntungan rendah dan kemungkinan terkena pajak. Juga terkena penalti ketika penarikan belum jatuh tempo. Nilai keuntungan fluktuatif, masa jatuh tempo yang kelewat panjang dan broker yang tiba-tiba mengundurkan diri.
2. Jenis program
Investasi pribadi, lembaga keuangan pribadi, tabungan pensiunan pribadi, rencana hari tua, badan transaksi keuangan dan saham perumahan atau real estate.
Penjelasan :
Meliputi saham kepemilikan atas perusahaan, kumpulan beragam jenis investasi dan sertifikat, tabungan jangka panjang untuk menghadapi pensiun, investasi dengan keuntungan menggiurkan, saham-saham berjangka pendek dan investasi pada lahan atau bangunan.
Sumber-sumber :
Lembaga pelayanan keuangan, badan keuangan swasta, firma-firma broker, perusahaan asuransi, akta kepemilikan, broker real estate, firma-firma broker.
Keuntungan :
Berpotensial memberi keuntungan yang tinggi dan pengurangan pajak, resiko rendah, banyak pilihan saham dengan biaya rendah dan tipe saham yang bervariasi, keuntungan tanpa pajak sampai pensiun dengan kemungkinan pengurangan potongan pajak, keuntungan tinggi jangka pendek, asset dapat dilihat, nilai saham dapat meningkat dan bisa memberi hasil yang lebih menjanjikan untuk menambah penghasilan.
Kerugian :
Beresiko tinggi, tak ada jaminan, nilai uang fluktuatif setiap hari, harus menyediakan komisi bagi broker, dikenakan pemotongan untuk komisi manajemen, dikenakan penalti bila penarikan dilakukan sebelum pensiun tiba, bunga keuntungan bisa turun, saham tidak mudah dijual, investasi berjangka panjang dan terlalu tinggi biaya yang harus dikeluarkan untuk proses pembelian dan pelepasan sahamnya.
3. Jenis program :
Saham jenis unggulan.
Penjelasan :
Saham pada perusahaan yang memberikan pembagian hasil dengan nilai yang pasti.
Sumber-sumber :
Broker, perusahaan penyedia layanan keuangan, termasuk bank-bank rujukan.
Keuntungan :
Resiko rendah, dividen stabil, pembayaran lebih awal dari pada saham biasa.
Kerugian :
Berpotensi memiliki peminat yang lebih sedikit di banding peminat pada saham biasa.
Bila anda telah menemukan program investasi yang paling anda minati, mulailah sesegera mungkin untuk berkecimpung di dalamnya setelah terlebih dahulu memperhitungkan segala sesuatunya. Pilihlah jenis investasi yang paling aman dan pastikan pula bahwa nilai investasi yang anda tanamkan dapat kembali lagi – mengalami Break Event Point ( BEP ) - dalam waktu yang relatif singkat sesuai target yang anda inginkan.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber ).
Label: bunga, deposito, investasi, keuangan, obligasi, pajak, penghasilan, pensiun, resiko, saham, simpanan, tabungan, tips

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda